BERITA

Pelatihan Manajemen Kasus bagi UPTD, Strategi Intervensi Kekerasan Fisik dan Psikis terhadap Perempuan & Anak

Kamis, 24 Juni 2021   MT   178  

Pelatihan Manajemen Kasus bagi UPTD, Strategi Intervensi Kekerasan Fisik dan Psikis terhadap Perempuan & Anak

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Sumbawa Trikaryati,S.Sos pada saat membuka secara langsung Pelatihan Manajemen Kasus bagi Sumber Daya Manusia UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak  (PPA), bertempat di Samawa Grand Hotel, Kamis (23/6/2021).

Mengawali sambutannya Kepala Dinas menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.
" Pelatihan ini saya pandang sebagai langkah dan kegiatan strategis,intervensi kekerasan fisik dan psikis terhadap perempuan dan anak
melihat fenomena beberapa tahun terakhir  kekerasan terhadap perempuan dan anak kian meningkat”, tutur Trikaryati.

Kadis juga mengakui bahwa manajemen kasus merupakan pendekatan yang tepat dalam merespon kompleksitas permasalahan perlindungan Perempuan dan Anak (PA) khususnya di Kab. Sumbawa

“Permasalahan Perlindungan Perempuan dan Anak yang multidimensional menuntut Unit Pelaksana Tehnis Perlindungan Perempuan dan Anak untuk memiliki suatu pendekatan yang dapat mengintegrasikan maupun mengkoordinasikan layanan yang ada di daerah,” lanjutnya.

Lebih jauh ia mengaku melalui manajemen kasus, penanganan dan permasalahan perlindungan anak dapat dilakukan secara komprehenship dan berkelanjutan serta memperkuat fungsi pengelolaan kasus bagi UPTD PPA. Manajemen kasus merupakan suatu pendekatan yang dapat memperoleh pelayanan yang dibutuhkan secara komprehenship, Kompeten, Efisien dan efektif,” tambahnya.

Untuk itu Kadis berharap, semua peserta agar dapat memanfaatkan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak dan juga selaku Ketua Panitia Pelatihan Manajemen Kasus bagi Sumber Daya Manusia UPTD PPA Laeli Febrianti, S.STP, M.Si menyampaikan bahwa maksud dan tujuan Pelatihan ini adalah dalam rangka peningkatan manajerial dan kapabilitas Sumber Daya Manusia UPTD PPA dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak  di Kabupaten Sumbawa.
" UPTD bertugas melaksanakan kegiatan tehnis operasional diwilayah kerjanya dalam memberikan layanan bagi perempuan dan anak yang mengalami masalah kekerasan diskriminasi, perlindungan khusus serta menyelenggarakan fungsi layanan pengaduan masyakarat, penjangkauan korban, pengelolaan kasus, penampungan sementara, mediasi dan pendampingan korban,” tuturnya.

Peserta Pelatihan ini terdiri dari unsur perwakilan Himpunan Organisasi Profesi, Lembaga Perlindungan, Aktifis PATBM, para Kepala Unit Pelaksana Teknis KBPPA, dan bidang terkait pada Dinas P2KBP3A Kab. Sumbawa. Narasumber terdiri pada pelatihan ini diantaranya Pejabat terkait dari Unit PPA Kepolisian Resort Sumbawa dan LPA Sumbawa.

Materi pelatihan terdiri dari Alur Penanganan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak serta Konvesi Hak Anak. Dari Aspek Hukum Proses Penanganan Perkara Tindak Pidana Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga ( PKDRT ) dan Perlindungan Anak di Bawah Umur serta Penerapan UU Sistem Peradilan Pidana Anak bagi Anak Berhadapan dengan Hukum ( ABH ) di Kabupaten Sumbawa.

  • Share on :

  • Berita Lainnya
  • Kabupaten Sumbawa Merai Juara I Lomba Keluarga Teladan Tingkat Nasional

    Dari hasil verifikasi terhadap 3 pemenang lomba Keluarga Teladan Tingkat Nasional, Keluarga Bapak Ismail,S.Sos dan Ibu Kamaryatun dari Kabupaten Sumbawa berhasil menjadi juara I Lomba Keluarga Teladan Tingkat Nasional.

    Salsabila Musta’an di nobatkan sebagai Duta GenRe Provinsi NTB, Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa sebagai Bunda GenRe

    Audisi ADU JAK ( Apresiasi Duta GenRe dan Jambore Ajang Kreatifitas ) adalah moment Tahunan Event yang diselenggarakan oleh BKKBN, dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan Kreatifitas para Pengelola PIK-R ( Pusat Informasi dan Konseling Remaja ) serta mensosialisasikan Progran GenRe ( Generasi Berencana ).