BERITA

IpeKB Sumbawa Peduli Bahaya Covid-19

Selasa, 14 Juli 2020   NN   10  

Kasus Covid -19 di Indonesia terus bertambah. Hingga Rabu (10/6/2020) total kasus Covid-19 di Indonesia  telah menyentuh angka  34.316 kasus. Korban jiwa meninggal mencapai  1.959 orang. Korban sembuh mencapai  12.129 orang. Dalam tempo sehari, sangat mungkin terjadi  lonjakan kasus positif dalam jumlah yang cukup banyak.

Hingga kini, belum ditemukan vaksin ataupun obat paten untuk mencegah infeksi virus Corona. Ikhtiar terbaik yang dapat dilakukan di tengah pandemi ini adalah menjaga kebersihan diri, sering mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga jarak sosial, menggunakan alat pelindung diri berupa masker, menghindari keramaian  dan tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan penting. Namun rupanya, ada sebagian  masyarakat yang masih abai akan hal ini. Kerumunan tanpa smenjaga jarak antar sesama masih sering dijumpai. Kadang mereka berkumpul tanpa menggunakan alat pelindung diri berupa masker.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyarankan pasangan suami istri untuk menunda kehamilan untuk mencegah kerentanan terpapar Covid-19. Daya tahan tubuh ibu hamil akan menurun, karena itu akan lebih muda terkena infeksi Covid-19. “Jika ada 100 orang, maka kira-kira minimal 5 atau dari 100 orang itu akan mengalami keguguran, “ Kata Hasto Wardoyo, Kepala BKKBN yang dilansir dari media Tempo, (https://cantik.tempo.co). Lalu bagaimana dengan yang sudah terlanjur hamil? Disarankan untuk banyak istirahat, menjauhi keramaian, konsumsi makan bergizi, jaga kesehatan  dan upayakan tetap di rumah saja.

Fenomena di atas menggetarkan organisasi profesi Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IpeKB) Sumbawa untuk bergerak serempak dalam  melakukan sosialisasi  pencegahan Covid 19 sekaligus penyuluhan tentang bahaya hamil di tengah masa Pandemi. Maka, disusunlah rencana kegiatan yang lebih mantap dan melakukan koordinasi dengan berbagai sektor pendukung lainnya. Tentu saja, Dinas P2KBP3A menjadi instansi pertama yang sangat mendukung  kegiatan ini. Tambahan dukungan datang dari Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kabupaten Sumbawa yang memberikan Alat Pelindung  Diri (APD) berupa masker untuk dibagikan kepada masyarakat bersamaan dengan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan. Tentu saja dukungan Camat dan Kepala Desa di masing-masing wilayah turut andil dalam kesuksesan kegiatan tersebut.

Kegiatan sosialisasi dan penyuluhan pertama dilakukan pada Kamis (4/6/2020) menggunakan  Mobil  Operasional Penerangan KB (Mupen)  di Wilayah Utara Kabupaten Sumbawa, yang meliputi  Kecamatan Moyo Utara dan Moyo Hilir. Di hari berikutnya, bergerak menuju wilayah Kota Sumbawa meliputi  Kecamatan Sumbawa, Kecamatan Unter Iwes  dan Kecamatan Labuhan Badas. Lalu bergerak menuju wilayah Barat Kabupaten Sumbawa, meliputi daerah Kecamatan  Rhee, Kecamatan Utan, Kecamatan Alas dan Kecamatan Alas Barat. Kemudian, di hari selanjutnya, bergerak ke wilayah Timur, menuju Kecamatan Lape, Kecamatan Lopok, Kecamatan Plampang, Kecamatan Maronge, Kecamatan Empang dan Kecamatan Tarano. Di hari selanjutnya, akan menuju ke wilayah Selatan Sumbawa, untuk bergerak nyata di Kecamatan Moyo Hulu, Kecamatan Lenangguar, Kecamatan Lunyuk, Batu Lanteh  dan Kecamatan-Kecamatan lainnya yang tersebar dalam lingkup Kabupaten Sumbawa.

Kegiatan ini diikuti oleh hampir seluruh anggota IpeKB Sumbawa. Mulai dari yang junior hingga yang senior. Tentunya dengan tetap memperhatikan  protokol kesehatan yang berlaku. Meskipun akrab, namun tetap jaga jarak.  Semua larut dalam semangat mencerdaskan masyarakat dalam penanganan dan pencegahan Covid 19 serta bahaya hamil di masa pandemi. Sungguh kegiatan yang seru sekali dan tentu bermanfaat. “Kegiatan ini diharapkan untuk mendorong kekompakan  dan partisipasi seluruh PKB/ PLKB untuk  tetap terlibat langsung secara mandiri dalam promosi protokol kesehatan hingga pandemi Covid 19 ini terkendali di wilayah binaan masing-masing. Meskipun sosialisasi serentak ini berakhir,” tutur Ketua IpeKB Kabupaten Sumbawa, Dodi Hidayat  JM. “Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjaring segmentasi PUS baru agar betul-betul  mengikuti  anjuran yang disampaikan sehingga dapat menghindari  Baby Boom,” Pungkas Pria berkulit hitam manis itu

  • Share on :

  • Berita Lainnya
  • Keluarga Hebat Keluarga Terencana

    Upacara puncak peringatan hari keluarga nasional ke-27 tingkat Kabupaten Sumbawa dilaksanakan di halaman kantor Dinas P2KBP3A Kabupaten Sumbawa Senin 29 Juni 2020