BERITA

Dinas P2KBP3A Kabupaten Sumbawa Optimis Raih Pratama KLA 2020

Jumat, 24 Januari 2020   ( Muty/PP-PA)   52  

Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Sumbawa, optimis dapat meriah predikat Pratama untuk Kabupaten Layak Anak (KLA) di tahun 2020. Berdasarkan hasil rapat evaluasi 2019 yang dilakukan di Aula Bappeda Kabupaten Sumbawa baru-baru ini, dan dihadiri oleh Ketua dan anggota gugus tuga masing-masing klaster, masih terdapat kendala pada kelengkapan admistrasi.

“ Indikator KLA itu Ada 1 kelembagaan 5 klaster dan 24 indikator yang dievaluasi. Untuk penilaian 2019 kita sudah bisa menaikkan point tapi belum bisa mendapatkan pratama. Targetkan untuk 2020 optimis mendapatkan pratama untuk kabupaten layak anak pada penilaian KLA Tahun 2019. Tapi kami optimis jika pencapaian itu dengan kerjasama semua teman-teman, komitmen kita akan melengkapi semua dokumen,” kata Tri Karyati, Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Sumbawa, di ruang kerjanya Selasa (21/01).

Ditegaskan, dalam rapat evaluasi tersebut, seluruh OPD telah berkomitmen untuk membenahi dan melengkapi dokumen-dokumen pendukung penilaian. “Karena itu kekurangan yang masih harus dilengkapi. Misalnya taman ramah anak itu harus di SK-kan, kemudia dilaunching. Ini yang coba nanti kami kumpulkan, kami semua berkomitmen dgn OPD pendukung. Kekurangan SK yang belum ada akan kita lengkapi, dan kami siapkan untuk evaluasi 2020,” jelasnya. Diperkirakan, evaluasi lanjutan akan dilakukan awal tahun ini, nanti sekitar maret. Minimal kita capai Pratama. Madya, nindia, utama, baru KLA itu sendiri. Masih panjang. Tapi mudahan-mudahan, untuk pratama 501 skor, kita bisa capai,” ucapnya.

Dikatakan, untuk meraih predikta dalam Kabupten Layak Anak, seluruh OPD termasuk swasta musti bersinergi, untuk memenuhi skor penilaian sebagai bahan evaluasi. Misalnya sekolah ramah anak, akan menjadi ranah dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa. kemudian untuk zona aman sekolah menjadi tugas dari Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa.

“Jadi masing-masing. Pemerintah, dunia usaha, swasta, organisasi kemasyarakat. Dari 1 kelembagaan itu, 5 klaster dan 24 indikator itu, penilaian untuk evaluasi itu semua tersebar di OPD,” jelasnya. 

Diungkapkan, program tersebut diawali tahun 2017 yang dievaluasi 2018 dengan memperoleh 4 point. Sedangkan 2018 mendapatkan sekitar 203 point.

  • Share on :

  • Berita Lainnya
  • Sosialisasi Upaya Perlindungan Anak di SMKN 3 Sumbawa Besar

    DP3AP2KB Provinsi NTB bersama Dinas P2KBP3A Kabupaten Sumbawa menyelenggarakan kegiatan sosialisasi upaya Perlindungan Anak di Sekolah

    Sehari Belajar Diluar Kelas

    Dalam rangka memperingati Hari Anak Universal atau Universal Children’s Day, Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kab. Sumbawa melayangkan surat edaran terkait pelaksanaan sehari belajar di luar kelas. Hal ini menindaklanjuti surat dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia

    Bupati : ANAK ADALAH HARTA YANG PALING BERHARGA

    Bupati : ANAK ADALAH HARTA YANG PALING BERHARGA Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Sumbawa pada saat memberikan sambutan pada acara Pekan Anak Samawa dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) di Kabupaten Sumbawa.